Mantan Banker Sukses Berbisnis Kebab Kelas Premium Harga Kaki Lima

Dirilis

01 April 2024

Penulis

Majalah Franchise Indonesia (Mitra Strategis Program Daya Sejak 2014)

Pengusaha

Asri Pratiwi

Jenis Usaha

Pemilik franchise Aladdin Kebab

Saat itu Asri Pratiwi tengah menikmati berkarier di sebuah bank. Namun hobinya berpetualang mencicipi berbagai kuliner di berbagai daerah membuatnya kepincut berbisnis kuliner. Terlebih lagi peluang usaha kuliner di Indonesia begitu menggoda. Hampir di setiap sudut daerah terdapat taman kuliner atau street food yang kerap ramai dikunjungi masyarakat.

Asri bersama tiga rekannya pun mendirikan usaha mie ayam. Sayangnya, bisnisnya harus gulung tikar karena belum mampu bersaing di pasar. Alih-alih patah semangat, Asri kembali mengajak salah satu rekannya untuk berbisnis, kali ini ia memilih bisnis kebab bertajuk Aladin Kebab.

Aladin Kebab dimulai dengan modal awal Rp10 juta di perumahan elit bilangan Kelapa Gading Jakarta. Di hari pertamanya, omzet yang didapat mencapai Rp500rb. “Alhamdulillah, kami mampu menjual 35-40 kebab di hari pertama,” ujarnya dengan perasaan bahagia.  Wanita kelahiran Depok 1998 ini pun jadi semakin bersemangat menekuni bisnisnya. Bahkan sampai bisa membuka cabang di Tambora, Ciracas, dan Depok. 

Di tengah pengembangan bisnisnya, Asri dipaksa menghadapi pandemi COVID-19 yang menyebabkan bisnisnya drop. “Waktu awal bisnis, COVID datang. Omzet kami drop banget karena masyarakat tidak ada yang jajan di luar. Kami harus putar otak bagaimana agar bisnis yang baru kita rintis ini tetap bertahan,” kenangnya.

Ada beberapa inovasi yang Asri lakukan untuk bertahan di masa pandemi diantaranya:

  1. Membuat varian menu kebab untuk menengah bawah, tentunya harganya menjadi lebih terjangkau
  2. Membuat promo Jumat Berkah. Selain untuk berbagi dan membantu sesama, sekalian promosi untuk memperkuat brand awareness produk.
  3. Bekerja sama dengan Grab Food dan Go Food, untuk jangkauan pelanggan yang lebih luas dan memungkinkan mereka tetap bisa menikmati Aladdin Kebab meski dari rumah.
  4. Membuat proposal kerja sama dengan instansi, kantor, ikut acara event di sekolah atau bazar untuk meningkatkan penjualan.

Usaha tidak mengkhianati hasil. Bisnis kebab milik Asri dan partnernya pun terus tumbuh dan bertahan dengan baik hingga kini. “Kami juga mulai menawarkan peluang kemitraan pada tahun 2022 di pameran franchise di BSD, dan pameran franchise IFBC beberapa bulan lalu. Hasilnya ada 20 outlet yang mau buka cabang,” jelasnya.
 
Saat ini, Aladdin Kebab memiliki 20 cabang, sementara 15 cabang lainnya sedang persiapan buka. Sehingga rencananya akhir tahun ini ada total 35 cabang yang buka di Jabodetabek, Binjai dan Semarang. “Untuk mendukung bisnis, kami memiliki kantor administrasi di Tanjung Barat, Jakarta Selatan serta warehouse di Depok,” ujar Sarjana Management Bisnis ini membeberkan perkembangan bisnisnya.

Menurut Asri, Aladdin Kebab memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan produk kebab yang sudah ada. Produk unggulannya yaitu kebab premium untuk kelas menengah bawah dengan berbagai varian rasa. “Saya sering lihat kebab di mal-mal yang memiliki citra rasa baik dan punya berbagai varian menu. Konsep inilah yang kami bawa ke streed food. Alhamdulillah konsep kami diterima,” jelasnya.

Aladdin Kebab menawarkan berbagai varian menu kebab yang menggoda selera, antara lain: 

•    Double cheese, Rp17 ribu. Di varian menu ini terdapat saus keju, keju slice, dan bisa request pedas atau manis.
•    Barbeque spicy, Rp15 ribu. Varian menu yang pedas dengan saos sambal barbeque beef smoky 
•    Teriyaki Kebab, Rp15 ribu. Pada menu ini terdapat saos teriyaki mayones.
•    Original Kebab, Rp13 ribu. Pada menu ini terdapat mayones, saus tomat, dan sambal. 

“Kami juga ada menu lainnya seperti burger dengan harga Rp15 ribu dan hotdog dengan harga Rp13 ribu. Ukuran kebab kami memuaskan dengan ukuran large dan XL, tidak ada kebab kecil,” tuturnya. 

Calon mitra bisnis yang tertarik dengan peluang bisnis kemitraan Aladdin Kebab, bisa menyiapkan investasi sebesar Rp35 juta. Investasi tersebut sudah  all in one artinya mitra bisnis sudah mendapat semua perlengkapan bisnis mulai dari booth kebab, bahan baku, peralatan usaha, hingga karyawan. “Kami juga bantu survei lokasi, menyiapkan karyawan dan berbagai persiapan bisnis lainnya,” ujarnya.

Menariknya, Asri mengatakan Aladdin Kebab tidak memungut royalty dari mitra bisnisnya, jadi keuntungan 100% untuk mitra bisnis semua. “Dan kontrak kerja sama kami seumur hidup, jadi tidak ada biaya perpanjangan kerja sama. Mitra bisnis dapat mencapai BEP dalam waktu satu tahun dengan profit Rp3 juta perbulan. Di tahun pertama saja mitra kerja untuk mencapai ROI, tahun selanjutnya tinggal menikmati bisnisnya saja. Kewajiban mitra bisnis hanya mengambil bahan baku dari pusat agar semuanya standar,” tandasnya.

Di bawah PT Sajian Kawla Muda, Asri juga mendirikan bisnis dengan merek Krasa yang sudah memiliki 3 gerai, dan bisnis Crepes memiliki 3 gerai. Bersama perusahaannya dan seorang rekannya ia memiliki visi membuka lapangan usaha sebanyak-banyaknya, terutama di kalangan millennial untuk membantu menumbuhkan jiwa wirausaha. “Kami kan dari kalangan millennial, makanya ingin mengajak kalangan ini juga untuk membuka usaha biar punya penghasilan yang mandiri,” ujar wanita yang berperan sebagai business development ini.

Rencana ke depan, Asri ingin membuka bisnis kebab di mal-mal dengan memperkenalkan brand yang berbeda. “Karena untuk masuk segmen pasar berbeda harus ada brand yang berbeda agar tidak ada multipersepsi. Sehingga ketika orang beli kebab di mal tidak lantas ingat dengan kebab yang ada di street food.” ungkapnya.  

Bagi Anda yang ingin menekuni dunia usaha Asri memberikan 2 tips, yaitu:

 

  • Cerdik memilih lokasi. 

“Kalau mendirikan usaha sebaiknya riset pasar dahulu agar memiliki lokasi usaha yang cocok dengan usaha. Misal mau buka di rumah sakit, perumahan, di jalan raya utama atau rest area apakah cocok dengan segmen bisnis kita,” katanya.

 

  • Mencari karyawan yang sudah menetap di daerah lokasi usaha kita. 

“Sebab kalau terjadi sesuatu yang merugikan bisa kita pantau tempat tinggalnya, orang tua atau sanak saudaranya,” pungkasnya.

Asri Pratiwi adalah salah satu pebisnis yang sukses membangun bisnis dengan sistem kemitraan. Tertarik mengikuti jejaknya? Konsultasikan dengan pakar franchise di Daya.id agar usaha yang Anda jalankan semakin matang dan sukses.

Baca kisah sukses pengusaha inspiratif lainnya di Daya.id. Yuk daftar dan kunjungi Daya.id sekarang juga!

Penilaian :

4.8

4 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS