Sukses Bisnis Pangkas Rambut Meski Tidak Ahli Pangkas Rambut, Kok Bisa?

Dirilis

15 Oktober 2023

Penulis

Majalah Franchise Indonesia (Mitra Strategis Program Daya Sejak 2014)

Pengusaha

Raden Riki Wira Saputra

Jenis Usaha

Pemilik franchise Deft Barber

Ide bisnis bisa berasal dari mana saja, Anda percaya? Raden Riki Wira Saputra tidak hanya percaya, ia bahkan mengalaminya sendiri. 

Pria yang akrab disapa Riki ini tengah menggeluti usaha kuliner dan wedding organizer saat berkesempatan berbincang-bincang dengan seorang tukang pangkas rambut. Penasaran, Riki bertanya mengenai besar penghasilan tukang pangkas rambut tersebut per hari. Jawaban tukang pangkas rambut rupanya membuat Riki tercengang dan akhirnya tertarik terjun di bisnis serupa.“Kata tukang pangkas rambut, pendapatannya 2 hari bisa bayar sewa satu bulan kios,” ungkap Riki.

 

Tidak Ahli Pangkas Rambut, Riki Buka Lowongan Untuk Rekrut Karyawan

Setelah yakin dengan keputusannya memilih bisnis pangkas rambut, tantangan pertama yang harus ditaklukkan adalah bagaimana merekrut karyawan yang bisa membantunya memberi jasa pangkas rambut karena Riki tidak memiliki keahlian tersebut. Sarjana Teknik Elektro dari UNJ ini pun membuat lowongan iklan kerja di media sosial. “Waktu itu rekrut orang saja. Sampai sekarang punya sekolah pangkas rambut pun saya tidak bisa pangkas rambut karena sibuk di manajemen,” katanya. 

Wah, ternyata untuk memulai bisnis, tidak harus ahli dibidang tersebut. Yang penting bisa menemukan karyawan atau partner bisnis yang tepat. Inspiratif sekali Pak Riki!

Dibantu 2 orang karyawan, Riki secara resmi membuka Deft Barber pada tahun 2017 di Cikereteg Bogor dengan modal awal Rp50 juta untuk biaya sewa kios, meja, peralatan cukur dan sebagainya. “Saya mulai pelan-pelan dan sederhana, dari tidak ada mesin kasir sekarang ada sudah mesin kasir. Lama-lama kita upgrade ada AC, yang tadinya ½ PK jadi 1PK,” katanya. Tidak disangka respon yang diterima sangat bagus. Meski baru dibuka, ia bisa melayani sekitar 15-20 pelanggan per harinya.


 

Mendapat Respon Positif, Banyak Yang Tertarik Investasi Franchise Deft Barber

Menginjak bulan ke 6 mulai banyak yang tanya apakah Riki menawarkan bisnis franchise, sayangnya saat itu ia belum paham mengenai bisnis franchise. Alih-alih berdiam diri dan kehilangan peluang mengembangkan bisnis, Riki justru bersemangat belajar mengenai konsep dan format bisnis franchise dari seminar dan bisnis franchise yang sudah ada. “(Setelah belajar) saya rancang konsep franchisenya, baru berani buka franchise. Di bulan ke 9 banyak yang ingin berinvestasi,” jelasnya. 

Omzet bisnis yang dihasilkan Deft Barber memang cukup menggiurkan, bisa mencapai Rp15 - 40 juta perbulannya. Royalti senilai 10% dari keuntungan bersih dan BEP diperkirakan rata-rata 1 tahun. Ada 2 paket investasi yang ditawarkan, yaitu:
 

  1. Paket investasi mulai dari Rp62 juta, sudah termasuk SDM, peralatan cukur, meja cukur, cermin, dekorasi standar dan sebagainya. 
  2. Paket investasi Rp82 juta, termasuk AC, kursi tunggu dan sebagainya. 


 

Sekolah Kursus Pangkas Rambut Jadi Bisnis Sampingan

Karena bisnisnya bergantung pada karyawan yang memiliki keahlian pangkas rambut, kendala yang Riki hadapi tentunya bagaimana mencari SDM yang kompeten. “Selama satu tahun karyawan keluar masuk, dari situ berpikir bagaimana agar mencari SDM tidak sulit. Di tahun kedua kita buat sekolah kursus barbershop untuk karyawan internal, orang yang tidak punya pekerjaan juga kita rekrut,” beber Riki. 

Sekolah kursus pangkas rambut yang dibuat Riki pun berhasil mengatasi mengurangi tingginya turn over karyawan. Bahkan yang awalnya hanya untuk pelatihan karyawan internal, jadi terbuka untuk umum. “Banyak orang dari luar pulau yang kursus di sini. Sampai sekarang sudah mencetak 250 lebih lulusan. Siswanya ada dari Jawa, Aceh, Sumatera, Kalimantan, Padang, Lampung, hingga Papua bela-belain terbang ke sini untuk kursus,” jelas pria kelahiran Jakarta 1991 ini. 

“Biaya kursus mulai Rp1-3 juta. Ilmunya ada yang pangkas rambut saja, ada merwarnai rambut hingga creambath. Untuk harga kursus Rp1 juta, dapat 10 kali praktek. Untuk harga kursus Rp2 juta, dapat 20 kali praktek. Sedangkan yang Rp3 juta dapat 25 kali prakter plus creambath dan mewarnai rambut,” tambahnya. 

 

Deft Barber bertahan di masa pandemi

Di awal pandemi, Deft Barber terpaksa tutup selama beberapa bulan karena mematuhi aturan pemerintah. “Sempat tutup 2-3 bulan untuk di daerah Jakarta terutama, kalau di luar daerah masih sedikit longgar,” kata pria yang hobi olahraga dan traveling. Tidak heran omzet bisnisnya sempat turun tajam, bahkan sampai 100% saat outletnya tutup. “Kalau outlet masih ada yang buka, omzet turun hingga 60%. Itu masa-masa sulit bagi kami, karena orang takut pangkas rambut di luar. Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah seperti normal,” katanya. 

Di masa pandemi, Riki menerapkan beberapa ketentuan:

 

1.    Wajib protokol kesehatan

Mewajibkan memakai masker, melakukan sterilisasi alat-alat cukur, dan cek suhu customer di setiap gerai bisnis Deft Barber untuk menunjukkan bahwa tempat kami bersih dan higienis.

 

2.    Membuat promosi

Membuat promo unik seperti hanya bayar 50% kalau mengajak teman

 

3.    Memberi layanan pangkas rambut di rumah

Layanan datang ke rumah agar customer tetap bisa tampil stylish meski di rumah saja.

Menurut Riki, selain tempat yang nyaman, Deft Barber juga memiliki layanan lengkap untuk ukuran pangkas rambut pria. Ada creambath, pomede, pewarna rambut, masker rambut dan masker wajah. “Jadi sudah lengkap seperti salon, pulang-pulang sudah keren,” jelas bapak satu anak yang kini fokus pada bisnis barbershop saja dan meninggalkan bisnis lainnya. 

Saat ini Deft Barber memiliki 55 cabang tersebar di Jabodetabek, Semarang, Bandung, Sumatera, dan Kalimantan. Kedepan, Riki akan terus mengembangkan bisnisnya lewat konsep franchise ke berbagai daerah agar mampu menyerap lebih banyak lapangan kerja. 

Raden Riki Wira Saputra adalah salah satu pebisnis yang sukses membangun bisnis dengan sistem kemitraan. Tertarik mengikuti jejaknya? Konsultasikan dengan pakar franchise di Daya.id agar usaha yang Anda jalankan semakin matang dan sukses.

Yuk daftar dan kunjungi Daya.id sekarang juga untuk baca kisah sukses pengusaha inspiratif lainnya!

Penilaian :

4.8

16 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS