Sukses Ekspansi Ayam Gepuk Hingga ke Negara Tetangga

Dirilis

15 Agustus 2023

Penulis

Majalah Franchise Indonesia (Mitra Strategis Program Daya Sejak 2014)

Pengusaha

Rido Nurul Adityawan

Jenis Usaha

Ayam Gepuk Pak Gembus

Rido Nurul Adityawan adalah penyuka kuliner pedas. Ibunya sering membuatkan sambal ketika ia masih kecil. Bayangan sambal ibunya inilah yang kini menginspirasi Rido untuk terjun ke bisnis kuliner.

Selain itu, ia beranggapan bahwa menjadi pengusaha memiliki waktu kerja yang fleksibel, berpenghasilan menjanjikan sehingga hidup kaya raya makmur dibandingkan karyawan atau pekerja biasa. Ia ingin memiliki kehidupan yang berkecukupan agar bisa menyejahterakan orang tuanya. 

Dari sana Rido mencoba membuat sambal di kos-kosan kemudian membagikan ke teman-teman di kos untuk mencicipi sebagai tes pasar. “Ternyata teman-teman kosan saya suka, katanya sambalnya enak,” ungkapnya. 

Rido akhirnya yakin untuk membuka warung tenda di Pesanggrahan, Jakarta Barat pada Oktober 2013 dengan modal awal Rp19 juta yang didapat dari tabungan dan pinjaman teman hasil menggadaikan kamera. Ayam gepuk pun dipilih menjadi menu unggulan berdasarkan pemikiran bahwa ayam gepuk adalah produk apa yang bisa diterima oleh semua kalangan, dapat dikonsumsi sehari-hari, dan punya cita rasa unik. Tentu saja, ayam gepuk disajikan dengan sambal khas buatan Rido. Wah, menu ayam memang paling cocok disajikan dengan sambal ya.

Ayam Gepuk Pak Gembus adalah merek yang Rido pilih, diambil dari nama Gembus yang merupakan nama kecil Rido yang didapat dari teman lamanya. Ia berharap, bisnis tersebut bisa menjadi local hero dan membantu masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. 

“Saya tidak muluk-muluk untuk target di awal kala itu. Saya hanya berharap orang suka dengan produk saya, brand saya going viral, dan ya paling sekitar 30-40% laba saya saat itu,” jelas pria yang pernah menggeluti usaha ikan lele ini.

 

Pemasaran, Tantangan Pertama Saat Merintis Bisnis

Di awal bisnis, memperkenalkan produk baru tentu menjadi salah satu yang paling menantang. Untuk menanganinya, saat itu Rido menggunakan 3 strategi:

  1. Promosi dari mulut ke mulut
  2. Menawarkan free refill nasi, lalap dan sambal kepada customer dan 
  3. Membuat slogan “Tentukan Pedasmu, Anda Pedas kami Puas” sehingga customer merasa tertantang dan berani mencoba produk


Menurut Rido, ketiga strategi itu cukup berhasil dan mendapat respon pasar yang sangat baik. Kedainya pun ramai dikunjungi customer penyuka ayam pedas. Namun, tantangannya tidak sampai di situ saja. Sebagai perintis bisnis, Rido juga sempat mengalami beberapa hal yang tidak menyenangkan diantaranya warung tendanya pernah roboh diterjang hujan yang sangat lebat, bermasalah dengan keamanan setempat karena posisi warungnya berada tepat di trotoar pinggir jalan dan juga terkait tenaga kerja. 

“Saat merintis bisnis ini, semua hal saya kerjakan sendiri, mulai dari belanja, memasak hingga menjadi kasir saya lakukan seorang diri. Dari sanalah saya belajar bahwa saya tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri, saya akhirnya membentuk perusahaaan,” jelasnya. 

 

Ide Bisnis Kemitraan dari Langganan, Titik Awal Sukses

Ide menjual kemitraan sebenarnya berasal dari salah satu customer tetap yang sering makan di warung  tenda, customer tersebut pulalah yang menjadi mitra pertama Rido. Saat itu, ia mengakui minim pengetahuan seputar bisnis kemitraan dan hanya bermodal internet untuk mencari info. “Saya hanya bermodalkan internet untuk mencari info seputar kemitraan dan tekad untuk sukses serta kerja keras saya, saya percaya tidak ada yang sulit jika kita mau usaha dan niat baik dalam memulai usaha,” kenangnya. 

Saat ini, bisnis ayam gepuk besutan Rido memiliki 550 outlet yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, bahkan sudah merambah ke Malaysia. “Alhamdulillah, saya sudah memiliki cabang yang tersebar di Indonesia, bahkan sampai ke negeri tetangga, Malaysia,” ucapnya penuh syukur. Menariknya, rata-rata kinerja bisnis cabang saat ini berlangsung baik. Setiap bulannya selalu membuka cabang baru. Tak heran omzet yang diperoleh mencapai miliaran.

Alhamdulillah, cukup untuk bangun pabrik sendiri, cukup untuk bangun pesantren yang Insya Allah kami namakan Pesantren Ar Rido, yang berlokasi di Magelang dan cukup untuk menyejahterakan ribuan karyawan dan mitra kami serta untuk pengembangan Ayam Gepuk Pak Gembus ke depannya,” bebernya. 

Rido mengatakan, faktor Pendukung kesuksesan bisnisnya antara lain tim yang solid, pengelolaan yang profesional, mitra bisnis yang punya kesamaan visi misi. “Kami selalu aktif berkomunikasi dengan mitra, melakukan training, konsistensi dalam produk, melakukan continuos improvement dalam berbagai hal agar menjadi lebih baik dan baik lagi,” terangnya. 

Saat ini untuk pemasaran produk, Rido memanfaatkan media sosial dan bekerjasama dengan aplikator online. “Untuk mitra sendiri, pemesanan produk ke perusahaan telah melalui Web Order yang dapat diakses oleh mitra melalui handphone, dan segala komplain mitra atau end customer dapat disampaikan via Customer Support Whatsapp, Instagram DM @ayamgepuk_pusat, atau email kami www.ayamgepukpakgembus.co.id,” jelas Rido. 

Rido juga menjelaskan untuk pengantaran suplai ke mitra dilakukan inhouse melalui kurir sendiri langsung dari Gudang atau Pabrik di Magelang. Produksi dilakukan di pabrik dengan standar hygiene tinggi dan mesin produksi yang canggih. Untuk bahan baku baku utama sudah berbentuk frozen yang tahan lama jika disimpan pada suhu yang telah distandarisasi.  

 

Berpikir Kreatif di Masa Pandemi

Meski sempat mengalami penurunan pendapatan sekitar 20% dan penutupan beberapa gerai karena penerapan PPKM, PSBB dan WFH, Rido bersyukur bisa melewatinya dengan baik dengan melakukan beberapa hal, yaitu:

 

1.    Penjualan online

Sebelum pandemi, Rido telah memiliki corporate contract dengan applikator. sehingga saat pandemi, perusahaanya telah siap beralih dari penjualan dine in menjadi penjualan online

 

2.    Promosi online

Promo juga dilakukan secara online melalui konten-konten menarik dann campaign untuk meyakinkan masayarakat bahwa produk higienis dan aman dikonsumsi. Selain itu juga memanfaatkan kerjasama dengan aplikator online dengan program cofund sehingga biaya promo dapat ditanggung bersama aplikator.

 

3.    Efisiensi biaya

Efisiensi biaya menjadi hal yang sangat penting dilakukan untuk tetap menjaga cash flow dan menghindari PHK karyawan, namun Rido memastikan hal ini bukan berarti menurunkan kualitas produk.

 

4.    Jeli melihat peluang

Saat itu banyak yang kena PHK dan banting setir menjadi pengusaha dadakan karena mendapatkan pesangon. Rido melihat ini sebagai peluang untuk menawarkan bisnis franchise memberikan paket kemitraan 1 tahun sehingga dapat terjangkau buat calon mitra yang memiliki modal kecil.

Di salah satu event tahun 2021, Rido dapat menjual 52 new franchisee dalam 3 hari saja sehingga mendapatkan penghargaan The Best Promising Business 2021 dan The Inspirative Sales 2021 dari Kementrian Perdagangan saat itu. Wah, keren ya…   

Bahkan, setelah pandemi usai, rata-rata dari mitra yang mencoba franchise Ayam Gepuk Pak Gembus merasakan manfaat bisnisnya dan tetap meneruskan perpanjangan kontraknya sampai saat ini.

Kini Ayam Gepuk Pak Gembus dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan franchise dan penjualan produk ayam gepuk original dan ayam crispy dengan menu spesial sambal Gepuk yang memiliki ciri khas sendiri.  

“Untuk produk yang kami jual ke end customer kisaran harga Rp17 ribu sampai Rp31 ribu. Sedangkan harga franchisenya mulai Rp110 juta++ per tahun 2023. Mitra bisnis dapat mencapai BEP sekitar 10-12 bulan dengan target jualan minimal 100 porsi perhari,” terang Rido.  

Rido Nurul Adityawan adalah salah satu pebisnis yang sukses membangun bisnis dengan sistem kemitraan. Tertarik mengikuti jejaknya? Konsultasikan dengan pakar franchise di Daya.id agar usaha yang Anda jalankan semakin matang dan sukses.

Baca kisah sukses pengusaha inspiratif lainnya di Daya.id. Yuk daftar dan kunjungi Daya.id sekarang juga!

Penilaian :

4.8

21 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS