Dirilis

26 Mei 2022

Penulis

Adhiyat Thoriq

Ketika menjalankan usaha, Anda sebagai pengusaha pastinya pernah mengalami kendala, termasuk masalah modal. Dimana biasanya ketika usaha Anda membutuhkan tambahan modal, Anda dihadapkan pada dua pilihan, menggunakan tabungan pribadi atau pinjam modal ke bank.

Tapi mana sih yang lebih baik untuk usaha Anda? Menggunakan tabungan pribadi atau pinjam ke bank?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat beberapa pertimbangan berikut ini:

 

Ada Potensi Kemungkinan Untung dan Rugi 

Dalam menjalankan usaha selalu ada kemungkinan untung atau rugi, walaupun mungkin sebenarnya Anda telah melakukan proyeksi usaha untuk memperoleh keuntungan di masa depan. Tetapi jangan lupa apa yang Anda proyeksikan tersebut merupakan hitungan di atas kertas, atau boleh dibilang sesuatu yang belum pasti.

Nah, untuk mengantisipasi kerugian tersebut, Anda bisa menyiapkan dana sebagai modal kerja yang cukup. Setidaknya dapat digunakan untuk modal kerja selama 6 sampai dengan 12 bulan. Dana ini digunakan sebagai dana modal kerja cadangan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan usaha Anda, seperti:

  • Pengeluaran usaha lebih besar dari pada pemasukan 
  • Kegagalan produksi yang menyebabkan omset berkurang
  • Biaya operational yang tiba tiba membesar dari biasanya

Dengan adanya dana cadangan untuk modal kerja ini, artinya usaha Anda yang sedang terganggu cashflownya dapat bertahan paling tidak 6 bulan ke depan. Dengan begitu, selama 6 bulan ke depan Anda dapat melakukan evaluasi terhadap usaha Anda, untuk melakukan perbaikan, sehingga usaha Anda dapat berjalan normal kembali.

 

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Tabungan Sendiri dan Pinjaman dari Bank

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan beberapa hal, yaitu:

 

1.    Apabila modal kerja 100% menggunakan dana sendiri

Pada kondisi ini memang usaha Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar, karena Anda tidak perlu menyisihkan sebagian dari keuntungan usaha untuk membayar angsuran ke bank. Sehingga keuntungan yang Anda peroleh bisa menjadi lebih besar. Apabila melihat ini maka sangat menguntungkan untuk Anda. 

Tetapi jangan lupa, apabila Anda menggunakan dana sendiri sebagai modal kerja dan ternyata usaha Anda selalu mengalami kegagalan, maka Anda sudah tidak memiliki dana cadangan lagi sebagai backup untuk modal kerja, sehingga kemungkinan besar usaha Anda terancam berhenti beroperasi dan gulung tikar. Dan tidak ada kesempatan untuk Anda melakukan evaluasi terhadap usaha untuk perbaikan ke depannya, karena memang sudah tidak ada lagi modal kerja yang tersisa.

 

2.    Apabila modal kerja didapat dari pinjaman modal ke bank

Berbeda dengan modal kerja 100% dari dana sendiri. Apabila modal kerja usaha Anda menggunakan pinjaman modal dari bank, maka Anda setiap bulan harus menyisihkan sejumlah dana dari keuntungan untuk membayar angsuran pinjaman ke bank. Hal ini menyebabkan keuntungan Anda menjadi berkurang.

Tetapi apabila usaha mengalami kegagalan maka Anda masih memiliki dana cadangan dari dana sendiri untuk dijadikan modal kerja, dengan begitu usaha Anda dapat bertahan minimal 6 bulan untuk selanjutnya dilakukan evaluasi usaha terhadap kegagalan yang terjadi dan melakukan perbaikan sehingga usaha Anda bisa kembali ke jalurnya dan menghasilkan keuntungan. Artinya usaha Anda akan tetap jalan dan terhindar dari kebangkrutan.

 

Lebih Baik Gabungkan Keduanya, Dana Sendiri dan Pinjaman Modal ke Bank

Kembali ke pertanyaan sebelumnya, lebih baik mana, menggunakan dana sendiri atau pinjaman bank? Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa akan lebih baik apabila Anda menggabungkan keduanya untuk modal kerja usaha Anda.

Pertama Anda dapat menggunakan pinjaman Bank BTPN untuk modal kerja Anda dan kedua menjadikan dana pribadi sebagai dana cadangan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap usaha. Dengan menggabungkan keduanya, mudah mudahan usaha Anda dapat terus berjalan dan berkembang sesuai dengan harapan Anda. 

Untuk modal kerja, Anda bisa memanfaatkan pinjaman mikro dari bank BTPN yang berupa:

  1. Maxi Micro yaitu pinjaman modal usaha produktif 
  2. Digital Micro yaitu pinjaman fleksibel untuk modal usaha/kerja


Apabila Anda ingin mengetahui tips lainnya tentang wirausaha dan gaya hidup dapat mengunjungi Daya.id dan segera daftarkan diri Anda untuk dapat memperoleh lebih banyak manfaat lagi. Apabila Anda masih bingung untuk bagaimana cara memulai usaha dan ingin berdiskusi lebih banyak lagi mengenai usaha dapat berdiskusi dengan ahli usaha di fitur Tanya Ahli. 

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS