Dirilis

03 Februari 2023

Penulis

Arief Akbar

Apa rencana Anda untuk pensiun nanti? Sekadar mengingatkan bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan, masa pensiun di Indonesia sekitar usia 55-60 tahun. 

Anda bisa memilih untuk beristirahat dan menikmati masa tuanya dengan keluarga, atau menjalaninya dengan berwirausaha. Apapun pilihan Anda saat pensiun nanti, sebaiknya Anda mempersiapkan dana di masa pensiun Anda dengan sebaiknya. Karena, walalupun Anda masih produktif, tapi kondisi Anda berbeda ketika di masa sebelum pensiun.

Banyak orang yang merasa kesulitan untuk menutupi kebutuhan hidup saat pensiun, karena pengeluaran akan meningkat saat usia lanjut. Dengan melakukan usaha sebelum pensiun, maka seseorang dapat menambah pendapatan, yang akan membantu dalam mempersiapkan diri secara finansial saat masa pensiun tiba.

Sebelum Anda memasuki masa pensiun nanti, jika Anda memiliki target mempunyai usaha di saat Anda pensiun, sebaiknya Anda mempersiapkan bahkan memulai usaha Anda sebelum pensiun.
Pada dasarnya, untuk mempersiapkan dan memulai usaha atau bisnis, baik sebelum dan setelah pensiun, itu sama saja dengan persiapan bisnis pada umunya.

Memulai usaha sebelum pensiun adalah cara yang baik untuk mempersiapkan masa pensiun Anda. Dengan memiliki usaha sendiri, Anda dapat menghasilkan penghasilan tambahan dan menjadi mandiri secara finansial. Namun, sebelum memulai usaha, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

Untuk itu, simak berapa hal penting yang perlu disiapkan dalam memulai usaha Anda sebelum Pensiun.

 

1.    Tujuan dan Rencana Usaha yang Jelas dan Rinci 

Pastikan Anda memiliki visi yang jelas tentang jenis usaha yang ingin Anda jalankan. Ini akan membantu Anda untuk menentukan tujuan dan rencana yang jelas untuk usaha Anda. Anda juga harus mempertimbangkan pasar yang akan Anda targetkan dan apakah ada peluang untuk usaha tersebut di masa depan. Sebelum memulai usaha, pastikan Anda sudah memiliki rencana bisnis yang jelas dan matang. Rencana bisnis ini harus mencakup tujuan usaha, target pasar, analisis SWOT, dan rencana keuangan.

 

2.    Belajar dari Ahlinya

Carilah mentor atau seseorang yang berpengalaman dalam bidang usaha yang ingin Anda jalankan. Ini akan membantu Anda untuk mengetahui lebih banyak tentang usaha tersebut dan memberikan saran yang berguna. Anda juga dapat belajar dari kesalahan yang dilakukan oleh mentor Anda sehingga Anda dapat menghindari kesalahan yang sama. Jangan takut untuk belajar. Memulai usaha baru memerlukan banyak pembelajaran. Jangan ragu untuk belajar dari pengalaman orang lain dan mencari sumber informasi yang berkualitas.

 

3.    Siapkan Keahlian dan Keterampilan Usaha

Anda harus memiliki keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan usaha yang akan Anda jalankan. Ini akan membuat Anda lebih yakin dan percaya diri dalam menjalankan usaha Anda. Selain itu, Anda juga perlu mencari pelatihan atau kursus untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian Anda.

 

4.    Siapkan Dana dan Rencana Keuangan Usaha

Pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk memulai usaha. Anda harus mempersiapkan dana yang cukup untuk menutupi biaya operasional selama beberapa bulan sampai usaha Anda berkembang. Anda juga harus mempersiapkan dana cadangan untuk mengatasi situasi darurat. Usaha memerlukan modal/Dana, jadi pastikan untuk mendapatkan dukungan keuangan yang cukup. Ini dapat berupa pinjaman bank, dukungan investor, atau dari sumber lainnya.

Setelah persiapan dana yang cukup, pastikan Anda memiliki rencana keuangan yang jelas. Anda harus mempersiapkan rencana keuangan yang mencakup pendapatan, pengeluaran, dan proyeksi keuangan untuk usaha Anda. Ini akan membantu Anda untuk mengetahui apakah usaha Anda menguntungkan atau tidak.

Baca Juga: Tips Atur Keuangan Sebelum Pensiun

 

5.    Tentukan Target Pasar yang Tepat dan Rencana Pemasaran Yang Efektif

Tentukan target pasar. target pasar merupakan kelompok konsumen yang menjadi sasaran usaha Anda. Tentukan target pasar yang tepat agar usaha Anda dapat berkembang dengan baik.

Target Pasar yang tepat akan membuat usaha Anda lebih mudah dikembangkan dan membuat Anda lebih cepat meraih keuntungan. Cari pasar yang memiliki potensi yang baik, dan pastikan bahwa Anda memiliki produk atau jasa yang dibutuhkan oleh pasar tersebut. Lakukan riset pasar. Ini akan membantu Anda menentukan peluang usaha yang tepat dan target pasar yang sesuai.

Setelah menentukanpasar yang tepat dengan usaha Anda, maka Pastikan Anda memiliki rencana pemasaran yang jelas. Anda harus mempersiapkan rencana pemasaran yang mencakup cara untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan. Anda juga harus mempertimbangkan bagaimana Anda akan mengiklankan usaha Anda dan menarik perhatian pelanggan potensial.

 

6.    Siapkan Rencana Operasional yang Efisien dan Aspek Legalitas 

Pastikan Anda memiliki rencana operasional yang jelas. Anda harus mempersiapkan rencana operasional yang mencakup cara untuk mengelola usaha Anda secara efisien. Ini termasuk bagaimana Anda akan mengelola staf, mengelola inventori, dan mengelola biaya. Buat sistem manajemen yang baik. Sistem manajemen yang baik dapat membantu Anda dalam mengelola usaha dengan baik. Buat sistem manajemen yang efektif agar usaha Anda dapat berjalan dengan lancar. Jangan lupakan aspek legalitas. Pastikan usaha Anda memenuhi persyaratan legal seperti perizinan, pajak, dan lain-lain. Hal ini akan membantu Anda dalam mengelola usaha dengan aman dan nyaman.

 

7.    Cari Teman atau Rekan Bisnis yang Berkompeten 

Usaha yang dikelola sendiri akan lebih sulit dibandingkan usaha yang dikelola bersama orang lain. Carilah teman atau rekan bisnis yang berkompeten agar usaha Anda lebih mudah dikelola.

 

8.    Disiplin dan Tekun

Tanamkan kedisiplinan dan kerja keras. Dalam menjalankan usaha, kedisiplinan dan kerja keras adalah kunci kesuksesan. Tanamkan kedua hal tersebut dalam diri Anda agar usaha Anda dapat berjalan dengan baik. Memulai usaha memerlukan kesabaran dan kedisiplinan. Bersabar dan tekun dalam menjalankan usaha Anda akan membantu Anda dalam mencapai tujuan bisnis Anda sebelum pensiun.

 

9.    Jangan Takut Gagal dan Bersiap Mengambil Risiko

Gagal merupakan hal yang biasa dalam dunia usaha. Jangan takut untuk gagal, karena setiap kegagalan merupakan pelajaran berharga yang dapat digunakan untuk belajar dan menjadi lebih baik.

Bersiap untuk mengambil risiko. Memulai usaha pasti akan mengandung risiko, namun jangan takut untuk mengambil risiko yang perlu diambil. Pastikan untuk membuat rencana yang baik dan siap untuk mengambil tindakan cepat jika diperlukan.

Baca Juga: Tips Menyiapkan Usaha Jelang Pensiun

Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat mempersiapkan usaha Anda sebelum masa pensiun tiba. 

Apabila Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk mengakses fitur Tanya Ahli untuk berdiskusi lebih lanjut dengan para ahli. Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi Daya.id untuk mengetahui tips serta peluang usaha lainnya. Jangan lupa segera daftarkan diri Anda untuk bisa mendapatkan tips dan manfaat menarik lainnya, ya!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

20 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

JUWENAH

01 December 2023

Saya pengen nabung buat hari pensiun nanti

Balas

. 0

juan prawira

26 April 2023

Super sekali ilmunya

Balas

. 0

juan prawira

26 April 2023

Super sekali ilmunya

Balas

. 0

Asril

03 March 2023

?

Balas

. 0

Sita sari hidayati hasibuan

15 February 2023

Harus bisa save dana untuk menyambut pensiun nantinya...

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dian Savitri

Perencana Keuangan Pribadi

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS