Dirilis

27 Oktober 2020

Pernahkah Anda membandingkan sales jam tangan mewah dengan sales handphone di pusat elektronik? Tentu saja terlihat ada yang berbeda, bukan? Biasanya sales jam tangan mewah menggunakan pakaian rapi, berambut klimis, serta berbicara formal. Sedangkan sales handphone di pusat elektronik hanya berpakaian seadanya dan berbicara lebih santai.

Penampilan sales dengan bagaimana produk tersebut hendak diposisikan, harus selaras. Maksudnya, diposisikan sebagai produk untuk level konsumen seperti apa dan hendak digunakan untuk keperluan apa (positioning). Apa jadinya bila jam tangan mewah dijual di pasar tradisional dengan sales berpenampilan seadanya, atau jam tangan mewah dijual oleh seorang sales dengan penampilan mewah tetapi di pasar tradisional, atau jam tangan mewah dijual sales dengan penampilan seadanya?

Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa seorang sales perlu menciptakan personal branding.

Personal branding untuk sales


Apa itu Personal Branding?

Secara umum, yang dimaksud dengan personal branding adalah bagaimana cara kita memperkenalkan diri kita kepada publik. Dalam konteks seorang sales, personal branding merupakan cara kita dalam mempromosikan diri kita sebagai wakil dari sebuah merek produk, cara kita agar mudah dan sering diingat oleh seseorang atau calon konsumen, karena banyaknya produk dan banyaknya sales yang datang ke seseorang atau calon konsumen tersebut.

Karena itulah personal branding menjadi sangat penting agar penjualan produk dapat tercapai sesuai harapan, dan juga memberikan manfaat pendapatan kepada sales itu sendiri.

Sebagian sales merasa sudah cukup dengan membawa nama perusahaan, karena perusahaan sudah begitu terkenal atau menjadi nomor satu di industrinya. Dan merasa bahwa semua orang dapat percaya dan mau menjadi konsumen hanya karena merek perusahaan. Apa begitu?

Nah, itu kalau merek perusahaan tempat Anda bekerja terkenal, kalau tidak? Wah, lebih banyak lagi dong tantangannya?
 


Apa saja yang dibutuhkan untuk menciptakan Personal Branding?

Bila Anda seorang sales sebuah produk, untuk membentuk personal branding Anda, terdapat beberapa poin penting yang harus Anda ketahui.

1. Milikilah tujuan hidup atau mimpi yang jelas dan terukur

Setiap orang memiliki tujuan hidupnya masing-masing. Ada yang ingin memiliki karir gemilang, hidup lebih sehat, memiliki keuangan yang stabil. Oleh karena itu, dengan memikirkan tujuan tersebut, akan membuat diri termotivasi untuk melakukan hal yang sesuai dengan tujuan itu.

2. Tentukan Unique Selling Proposition (USP)

Setelah menentukan tujuan hidup Anda, tentukan Unique Selling Proposition (USP) alias proposisi penjualan unik Anda. Atau paling gampangnya adalah nilai pembeda Anda dibandingkan sales yang lain, yang membuat Anda akan menarik dan mudah diingat oleh calon konsumen.

Tentukan apa yang membuat Anda menjadi sales yang lebih baik daripada rekan Anda, yang membuat Anda lebih percaya diri dan membantu terciptanya pembelian produk oleh calon konsumen.

3. Kuasai Pengetahuan dan Keterampilan Produk

Kuasai betul pengetahuan tentang produk yang Anda tawarkan. Miliki standar keterampilan menjual yang dibutuhkan.

4. Miliki Sikap Seorang Sales

Pahami dan kuasai standar sikap yang harus dimiliki untuk menjual produk tersebut. Dari sikap ketika menawarkan produk, menjelaskan produk, mengatasi complain, menghadapi beragam karakter calon konsumen, dan sebagainya.
 



Cara Meningkatkan Personal Branding

Setelah mengetahui poin-poin penting yang dapat membentuk personal branding, kini saatnya Anda meningkatkan personal branding diri sendiri, bagaimana caranya? Yuk, kita ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Mengenali dan Memperbaiki Diri

Apakah Anda sudah cukup mengenal diri sendiri? Pasti Anda mengatakan “Ya”. Namun apakah Anda benar-benar yakin?
Nah, berikut ini ada beberapa pertanyaan panduan untuk dapat mengenali dan memperbaiki diri Anda sebagai seorang sales:

a) Apa yang saat ini Anda mimpikan? apa yang saat ini benar-benar Anda ingin dapatkan?

b) Apakah tujuan Anda bekerja saat ini sebagai seorang sales?

c) Kenapa Anda mau bekerja sebagai seorang sales?

d) Apa yang akan membuat Anda sukses sebagai seorang sales dan sukses mencapai mimpi Anda?

e) Pengetahuan apa yang saat ini perlu saya tingkatkan sebagai seorang sales?

f) Ketrampilan apa yang saat ini perlu saya tingkatkan sebagai seorang sales?

g) Sikap-sikap saya yang manakah yang mendukung saya sukses sebagai seorang sales?

h) Sikap-sikap manakah dari diri saya, yang harus saya perbaiki agar saya sukses sebagai sales dan mencapai mimpi saya?

2. Berpenampilan Menarik

Yang pertama kali dilihat oleh sebagian calon pelanggan adalah cara berpakaian salesnya. Mungkin bajunya, sepatunya, wajahnya, atau apa saja yang dapat dilihat dan didengar.
First impression atau penilaian pertama dari konsumen terhadap diri Anda itu penting. Sebelum memperhatikan apa yang akan dijual, konsumen akan membeli ataupun tidak tergantung dari bagaimana Anda membawa diri Anda.

Berpenampilan menarik dan rapi juga merupakan sebagai daya pikat untuk menarik konsumen.

Namun dapat diperhatikan bahwa berpenampilan menarik adalah berpenampilan yang sepantasnya. Dandanan yang tidak terlalu mencolok bagi wanita dan tatanan rambut yang tidak terlalu berlebih bagi pria.

Jadi dipastikan lagi bahwa penampilan Anda sesuai dan pantas, ya.

Nah, agar Anda bisa lebih memahami, apakah penampilan Anda, cara melayani Anda mudah disukai oleh calon konsumen silakan baca artikel mengenai 5 Tanda Anda Mudah Disukai Pelanggan.

3. Mengenal Target Konsumen

Mengenali target konsumen yang akan Anda tuju dapat memudahkan Anda untuk memasarkan produk yang Anda jual sekaligus membantu untuk mencapai target penjualan.

Anda harus mengenali karakter dan ketertarikan target Semakin banyak yang Anda ketahui, semakin mudah menemukan audiens yang tepat. Pastikan Anda memahami, pola atau kebiasaan mereka dalam berbelanja, dalam berkomunikasi, dalam berelasi, cara mereka memandang masalah-masalah sosial di sekeliling mereka dan sebagainya.

Bagaimana agar mendekati target konsumen Anda, semakin dekat dengan Anda? silakan baca Cara agar Pelanggan Menyukai Anda di www.daya.id

4. Etika Berbicara yang Baik

Coba Anda bayangkan bagaimana berbicara antara orang dewasa 40 tahunan dengan usia remaja. Jika lawan bicara Anda orang dewasa, intonasi yang digunakan akan lebih formal dan santun hingga terkesan serius. Berbeda dengan berbicara dengan usia remaja. Penggunaan kata-kata yang lebih informal, intonasi yang ceria dengan kesan friendly merupakan hal yang tepat.

Harus diingat, cara penawaran produk dan bagaimana Anda harus merespon agar pesan yang Anda ingin sampaikan dapat dimengerti oleh konsumen harus diperhatikan.

Seperti contoh di atas, cara berbicara dengan orang tua pasti akan lebih formal dan santun dan penjelasan produk yang lebih detail ketimbang dengan anak-anaknya yang menggunakan intonasi lebih ceria dan friendly serta menjelaskan produk secara langsung dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna.

Membangun personal branding membutuhkan waktu yang cukup panjang. Keberhasilan Anda dalam menciptakan personal branding bergantung pada bagaimana usaha Anda untuk mewujudkannya.

Ingat calon konsumen merupakan pribadi yang sibuk, sehingga belum tentu punya waktu untuk mengingat jati diri Anda. Salah satu tugas Anda sebagai sales adalah membuat calon konsumen selalu mengingat citra diri Anda dan perusahaan.

Buatlah calon konsumen mengingat keberadaan diri Anda, menyimpan nomor kontak Anda, kembali ke Anda dan mengajak orang lain belanja melalui Anda.

Maka perkuatlah personal branding Anda. Selalu ingat mimpi atau tujuan Anda bekerja, asah pengetahuan dan ketrampilan Anda punya, selaku koreksi diri terhadap sikap-sikap kita, dan pahami target konsumen Anda.

Yuk segera praktikan cara-cara di atas!

Jika memiliki masukan atau pendapat lain mengenai hal di atas, silahkan tulis pendapat Anda di kolom komentar. Atau jika punya pertanyaan terkait kondisi Anda saat ini, silahkan konsultasikan di kolom Tanya Ahli.

Sumber:

Ferina Giovanca

Penilaian :

5.0

5 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

M yusuf hutasuhut

28 December 2021

???

Balas

. 0

Rudy Prasetyo

24 November 2020

Sangat bermanfaat

Balas

. 0

Sri Widjaya

24 November 2020

Bermanfaat

Balas

. 0

hendi sulaeman

24 November 2020

mantulll

Balas

. 0

Rudy Prasetyo

24 November 2020

Sangat bermanfaat

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS